www.thehoopy.com

Normalkah Balita Suka Ngomong Sendiri?

Normalkah Balita Suka Ngomong Sendiri
dr. Isna Hulliyyah thehoopy.com
dr. Isna Hulliyah
Resident Doctor at Puskesmas Panongan Kabupaten Tangerang and Part-Time Content Editor at

Hi Moms, apakah sering khawatir dan bingung melihat anak balita ngomong sendiri? Mungkin Moms sampai mengira kalau anak mengalami gangguan karena memperlihatkan perilaku aneh tersebut, normal ga sih?

Yuk, kita cari tahu lebih jauh tentang perilaku balita ngomong sendiri.

Balita Ngomong Sendiri Itu Normal Kok

Ternyata perilaku balita ngomong sendiri adalah perilaku yang umum dilakukan oleh balita berusia 2 hingga 5 tahun, sebagai cara alami mereka untuk memperbaiki kemampuan berkomunikasi dengan dunia luar, termasuk binatang peliharaan, benda mati, atau teman khayalan.

Selain itu, perilaku ngomong sendiri juga menjadi cara balita untuk mengekspresikan perasaan, memahami lingkungan sekitar, mengembangkan kemampuan bahasa, dan membantunya mengembangkan pengendalian diri dan pemikiran pribadi.

Menurut Adam Winsler, seorang profesor psikologi dari George Mason University, Moms sebenarnya tidak perlu khawatir saat melihat perlilaku balita asik ngomong sendiri dan bahkan mendorong buah hati untuk melakukannya.

Bahkan, dalam penelitian terbarunya yang dipublikasikan oleh jurnal Early Childhood Research Quarterly, balita berusia 5 tahun ternyata bisa melakukan tugas motorik dengan 78% lebih baik saat dia berbicara sendiri dengan suara lantang ketimbang hanya diam saja.

Baca Juga : Kenali 4 Tanda Anak Terlambat Bicara Berikut Ini!

Apa Kata Psikolog?

Para psikolog sering menyebut perilaku bicara sendiri dengan istilah private speech atau pembicaraan pribadi. Semua orang, termasuk kita dan orang dewasa lain sebenarnya seringkali juga berbicara pada diri sendiri, hanya tingkat pengendalian dirinya saja yang berbeda.

Menurut psikolog Jean Piaget, perilaku balita ngomong sendiri bisa dihubungkan dengan belum matangnya perkembangan mereka, dimana balita belum memiliki kemampuan untuk melihat dari perspektif pendengar dan menyesuaikan percakapan yang berlangsung.

Baca Juga : Nastusha Alinskie Mengucapkan Kalimat Pertama, Ini 5 Cara Membuat Anak Cepat Berbicara

Tahapan Balita Ngomong Sendiri

Peneliti Rusia Lev Vygotsky menemukan bahwa saat balita mulai ngomong sendiri, seringkali mereka menirukan percakapan sosial seperti dengan orang tua atau temannya.

Dalam penelitian yang dilakukannya, dia menggambarkan tiga tahapan perkembangan dalam private speech seorang balita, yaitu:

  • Balita ngomong sendiri setelah melakukan tindakan. Misalnya: “Aku sudah minum susu” atau “Aku menggambar segitiga.”
  • Balita ngomong sendiri saat melakukan tindakan. Misalnya: “Bolanya menggelinding lebih jauh kalau aku menendangnya dengan keras.” atau “warna merah berubah menjadi ungu saat aku menambahkan warna biru.”
  • Balita ngomong sendiri sebelum melakukan tindakan. Misalnya: “Aku akan melompat dari tangga ke halaman” atau “Aku akan mengambil kue didalam toples.”

Kemajuan dari setiap tahapan akan seiring dengan perkembangan proses pemikiran anak. Pada tahap pertama, anak hanya bereaksi terhadap sebuah peristiwa atau kejadian, sedangkan di tahap terakhir anaka sudah bisa secara aktif merencanakan tindakannya.

Jadi Moms tidak perlu khawatir, karena setelah usia 5 tahun, kebiasaan balita bicara sendiri biasanya perlahan akan hilang dengan sendirinya. Kita nikmati saja masa-masa tumbuh kembang mereka ini, termasuk soal ngomong sendiri, btw, apa hal terlucu yang pernah Moms dengar saat si kecil sedang berbicara sendiri?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *